Programming your first game/Mengenal sprite: Difference between revisions
No edit summary |
No edit summary |
||
| Line 31: | Line 31: | ||
Sprite kita namun masih belum bisa menampilkan apa-apa. Hal ini diakibatkan belum adanya tekstur yang dihubungkan dengan sprite ini. Dengan kata lain, ketika game dijalankan, belum ada file yang di-register untuk ditampilkan hardware grafis. | Sprite kita namun masih belum bisa menampilkan apa-apa. Hal ini diakibatkan belum adanya tekstur yang dihubungkan dengan sprite ini. Dengan kata lain, ketika game dijalankan, belum ada file yang di-register untuk ditampilkan hardware grafis. | ||
[[File:Cookie.gif]] Drag nama file gambar yang kita inginkan ("cookie.png") ke | [[File:Cookie.gif]] Drag nama file gambar yang kita inginkan ("cookie.png") ke field Texture pada menu Inspector. Jadilah sprite pertama kita! | ||
Sebelum melanjutkan perjalanan, simpan terlebih dahulu hasil kerja kita saat ini sebagai sebuah berkas scene (.tscn). | Sebelum melanjutkan perjalanan, simpan terlebih dahulu hasil kerja kita saat ini sebagai sebuah berkas scene (.tscn). Berikan nama cookie.tscn. | ||
Revision as of 09:33, 14 July 2025
Sekarang, mari kita coba tambahkan sprite atau gambar pertama kita ke dalam game ini.
Apa itu sprite?
Dalam konteks pengembangan game, sebuah sprite adalah gambar 2D (semisal karakter ataupun benda) yang diintegrasikan ke dalam tampilan game.

Untuk kegiatan kali ini, kalian hanya perlu menggunakan desain aset sprite yang sudah tersedia. Seluruh aset yang dibutuhkan untuk kegiatan ini bisa diunduh lewat link berikut.
Persiapan file
Sebuah sprite umumnya di-load dari sebuah file gambar (PNG, GIF, dst.). File ini sebaiknya ditempatkan di lokasi (path) proyek kita.

Pastikan untuk meng-unzip berkas yang telah kalian unduh dari Google Drive. Letakkan folder cookie_clicker_assets di bagian puncak (root) direktori proyek.
Membuat node Sprite2D
Selanjutnya, kita ingin agar ketika pemain membuka game, CPU tahu untuk me-load file gambar yang sesuai ke dalam memorinya, lantas menampilkan pixel-pixel yang menyusun gambar tersebut di layar. Untuk itu, kita memerlukan node bertipe Sprite2D.
Apa itu node?
Node bisa dikatakan sebagai objek dasar yang menyusun sebuah game Godot. Node dapat ditetapkan sebagai anak (child) dari node lainnya, dan node anak bisa memiliki anaknya sendiri. Maka, susunan node dalam sebuah game akan menyerupai suatu pohon (tree) yang terbalik. Sebagai syarat, semua "saudara kandung" (anak langsung dari parent node yang sama) mesti diberikan nama yang unik agar mampu diidentifikasi program.

Setiap jenis node memiliki keunikannya tersendiri! Node Sprite2D, seperti namanya, dipakai untuk menampilkan gambar/tekstur 2D pada layar. Untuk membuat node Sprite2D baru, tekan tombol bertajuk '+' di sebelah kiri atas layar.

Kalian akan melihat kotak dialog untuk menyeleksi tipe node baru yang hendak dibuat. Ketik Sprite2D ke dalam kotak pencarian.

Perhatikanlah bagian kiri layar. Seharusnya ada node Sprite2D yang terlihat pada tampilan scene tree.
Missing texture?
Sprite kita namun masih belum bisa menampilkan apa-apa. Hal ini diakibatkan belum adanya tekstur yang dihubungkan dengan sprite ini. Dengan kata lain, ketika game dijalankan, belum ada file yang di-register untuk ditampilkan hardware grafis.
Drag nama file gambar yang kita inginkan ("cookie.png") ke field Texture pada menu Inspector. Jadilah sprite pertama kita!
Sebelum melanjutkan perjalanan, simpan terlebih dahulu hasil kerja kita saat ini sebagai sebuah berkas scene (.tscn). Berikan nama cookie.tscn.